Jumat, 24 Desember 2021

4 Rekomendasi komik Webtoon untuk kamu yang mudah bosan

 Hello everyone! Assalamualaikum.

Kalian pernah tidak, tiba-tiba terpikirkan untuk membaca komik saat sedang bersantai? atau mungkin malah saat sedang mumet oleh rutinitas? Kalau aku pernah ada di dua kondisi itu. Namun karena keterbatasan jarak yang mengharuskan membeli komik ke toko buku, jadi aku memilih alternatif lain dengan meng-install aplikasi komik online bernama Webtoon.

Iya, Webtoon. Siapa sih yang tidak tahu Webtoon? Salah satu aplikasi penyedia komik online yang paling banyak digandrungi anak jaman sekarang. Selain karena penggunaannya yang simpel, komik yang disuguhkan juga tidak main-main. Mulai dari komik dari luar negeri sampai karya anak bangsa pun ada di sini. 

Nah readers, dipostingan kali ini aku punya rekomendasi komik yang dijamin tidak akan membuatmu mudah bosan lho! Yuk kita simak^^


1. Kosan 95

                           

Meski Kosan 95 dilabeli dengan genre drama, tapi sebenarnya selain drama, Kostan 95 juga punya rasa misteri karena alurnya yang sulit ditebak dan mengecoh. Tapi kamu tenang saja, kamu masih bisa menikmatinya dengan santai karena sang komikus selalu menambahkan bumbu komedi disetiap konflik.

Dibuka dengan cerita gadis bernama Rena yang hidup sebatang kara di kostan sederhana, yang pada suatu hari menemukan amplop kuning dibawah pintu kostannya. Bukan sekedar amplop iseng, amplop itu berisikan kartu debit yang berisi uang 50 juta rupiah lengkap dengan pinnya. Meski sempat tergoda karena jumlahnya yang bisa menutupi semua kebutuhannya, Rena tidak langsung begitu saja menerimanya. Alih-alih menarik uang, Rena justru melaporkan yang terjadi kepada polisi. 

Di kantor polisi, dirinya menerima telpon yang menyuruhnya untuk menggosok amplop itu dengan koin agar isi suratnya terlihat. Rena pun terkejut saat nama KOSAN 95 mulai terlihat dan suratnya menjelaskan bahwa Rena diundang untuk interview di perusahaan JY Group. Jika Rena bisa menerima semua ketentuan yang salah satunya untuk tinggal di Kosan 95, maka ia akan dipertemukan dengan kakak kandungnya.

Singkat cerita Rena pun menerima undangan itu dan tinggal di Kosan 95. Di sana ia dipertemukan dengan orang-orang yang ternyata orang terpilih untuk tinggal di Kosan 95 dengan mengemban misi rahasia masing-masing. Beberapa dari mereka adalah Faisal yang baik hati namun rumit, Dadang yang pemarah, Siska dan Fany yang selalu membuat lelaki bergidik ngeri, Budi yang kalem, nomor 9 yang misterius, dan masih ada yang lainnya. 

 

Anyway... gambarnya kak Didi itu keren sekali dan interaksi antar tokohnya bikin salut! pokoknys sangat memanjakan mata, hehe. Jadi gimana nih readers, sudah mulai tertarik untuk baca belum?


2. Flawless

Dari komik-komik yang aku baca di Webtoon, Flawless merupakan salah satu komik dengan komikus yang memiliki kemampuan riset cukup kuat. Bagaimana tidak, Flawless menceritakan tentang anak laki-laki tuna netra bernama Elios yang tidak sengaja bertemu dengan Sarah, gadis tomboy menyenangkan yang tangguh saat menghalau preman-preman yang mengganggu. Dan setelah pertemuan itu keduanya pun menjadi dekat satu sama lain karena ternyata Elios diam-diam menaruh perhatian pada Sarah dan sarah yang penasaran dengan Elios.

Dari premisnya memang sudah bisa ditebak kalau ini akan menjadi komik dengan kisah anak remaja yang hangat dan manis ya, readers. Tapi tidak sampai di sana saja kok, karena ada banyak teka-teki kompleks seperti : kisah hidup Elios yang asal-usulnya masih menjadi misteri, latar belakang panti asuhan dan anak-anak panti yang suram, serta kelumit cinta antara Elios, Sarah, Windy, dan teman-teman Elios lainnya yang akan ditemui saat kalian membaca Flawless.  Dan selain teka-teki kompleks, ada juga penjelasan tentang sudut pandang tuna netra yang belum umum diangkat, namun dijabarkan dengan detail di sini. Sehingga bisa membuat tidak sabar untuk menanti episode selanjutnya. 

Oh iya, Elios itu diluar ekpektasi sekali kalau menurutku. Amazing! hihihi 


3. Cursed Blessing

Setelah dari yang lucu-lucu sampai yang manis-manis, sekarang saatnya kita beralih ke komik yang sedikit berat ya, readers. 

Seperti judulnya, cerita dalam Cursed Blessing juga mengambil tema pemberkatan atau penyucian. Berawal dari gadis bernama Rieta yang diselamatkan oleh Grand Duke Axias saat akan dijadikan persembahan hidup-hidup, kini kerajaan Grand Duke Axias seakan memiliki pelindung suci. Rieta, seorang ibu yang terpaksa  kehilangan suami dan putri satu-satunya karena wabah membuat dirinya dianggap hina hingga dijadikan persembahan hidup-hidup. Karena hidup yang pedih dan nasib yang malang, Rieta seakan kehilangan emosinya. Hingga dirinya bertemu dengan raja yang terkenal bengis namun memiliki rakyat yang makmur, emosi Rieta perlahan muncul kembali. Terutama saat dia menyadari bahwa kemampuan memberi berkatnya yang langka dibutuhkan oleh kerajaan, serta tahu sifat asli Grand Duke Axias yang tidak seburuk rumor yang tersebar.

Sedangkan dari sudut pandang lain, meskipun memiliki wilayah dan rakyat yang makmur Grand Duke Axias juga menyimpan lukanya rapat-rapat. Tindakannya yang memenggal kepala adik tirinya untuk balas dendam di depan sang Ayah dan Ibu tirinya digadang-gadang adalah wujud nyata dari kutukan yang ditujukan pada sang Ayah. Sehingga hal itu membuat dirinya memutuskan untuk pergi dan membangun kerajaannya sendiri. 

Cursed Blessing bisa disebut sebagai komik yang banyak membicarakan tentang iblis, berkat, dewa, kerajaan, dan sisi gelap kepribadian. Namun meskipun begitu, sisi romantis dari Grand Duke Axias dan Rieta tak kalah menggemaskannya. Dengan Rieta yang polos dan baik hati serta Grand Duke Axias yang memiliki gengsi tinggi dan arogan. Selain sisi kelam dan romansa keduanya yang rapih, ada juga nih sisi unik yang membuatku terkagum-kagum dengan Cursed Blessing, salah satunya adalah fakta bahwa ternyata selir-selir Grand Duke Axias adalah prajurit-prajurit wanita yang dilatih Grand Duke Axias untuk melindungi dirinya dan kerajaan. Dan dengan karakter prajurit wanita yang beragam juga keahliannya masing-masing, Cursed Blessing ini layak untuk dibaca. Keren!



4. Spirit Finger

Selain Cursed Blessing, ini juga berasal dari negara tetangga, readers. Betul, dari Korea! 

Di sini adakah yang baru mulai baca komik dari Korea? kalau belum, Spirit Finger adalah komik pertama yang aku sarankan untuk kamu baca. Selain kisahnya yang inspirasi-able, ciri khas komikusnya juga kentara sekali. Gambarannya unik dan membuat enak dilihat. Aku sih sering bilang, kalau Spirit Finger punya rasa sentimentil namun tetap hangat. Karena setiap adegan yang digambar selalu berhasil menyentuh hati. Entah itu karena perasaan bahagia, sedih, lucu, maupun perjuangan seseorang dalam mencari jati diri. 

Dari awal baca saja, aku sudah tertawa karena disuguhkan oleh keluhan gadis yang tidak percaya diri dan membandingkan diri dengan yang lain. Aku bahkan masih ingat begitu seringnya aku tertawa saat membaca Spirit Finger, dan merasa kehilangan saat tahu Spirit Finger sudah tamat. Komikusnya paling bisa menyelipkan adegan-adegan kocak yang mengocok perut sih...

Menceritakan tentang gadis cupu yang tidak memiliki kepercayaan diri karena badannya yang tidak secantik gadis disekitarnya, namun memiliki daya khayal yang tinggi. Berawal dari Wooyeon yang tanpa sengaja diminta untuk menjadi model gambar oleh salah seorang anggota klub melukis, rasa ingin tahu Wooyeon pun mulai muncul. Dan hal itu berhasil menarik perhatian Wooyeon untuk ikut bergabung ke dalam klub melukis. Nah, di dalam klub inilah hidupnya berubah secara drastis. Dirinya menjadi lebih menerima diri sendiri, menemukan apa yang ingin dia lakukan, dan berjuang dalam jalan yang sudah ditentukan. Semua itu karena Wooyeon bertemu dengan berbagai orang seni yang unik namun apa adanya. Yang mampu membuat Wooyeon mengenali apa yang ingin dirinya diraih.

Nah readers, itu tadi 4 komik Webtoon untuk kamu yang mudah bosan. Sebenarnya masih banyak lagi komik Webtoon yang ingin aku rekomendasikan pada kalian, tapi mari jadikan ini sebagai pertemuan yang berlanjut di postinganku berikutnya tentang dunia komik. 

Oh iya, kalau kalian punya rekomendasi komik yang seru, tulis di bawah ya! See uuuu~


Continue reading 4 Rekomendasi komik Webtoon untuk kamu yang mudah bosan

Selasa, 21 Desember 2021

Murah dan sudah tercatat di BPOM, Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini WAJIB kamu COBA!




Hello everyone! Assalamua'alaikum.

Wah, siapa sangka dari sekian banyak draft yang menumpuk di blogger, artikel ini yang aku pilih jadi artikel pertama yang aku publish setelah sekian lama hiatus dari dunia blog! 

Anyway, i want to tell you all: i'm very excited about this brand! Dan kalau kalian sudah baca postinganku tentang lipcream-nya, sekarang aku akan membahas serumnya yang kini tampil dengan wajah baru. 

Baca juga Hanasui Mattedorable Lipcream (Boba Edition) || Katanya sih bagus... benarkah?

Beberapa waktu lalu tepatnya saat serum Somebymi-ku habis, aku mulai menjelajah e-commerce untuk cari sasaran empuk. Dan kali ini sasaranku adalah brand lokal. Begitulah atensiku teralih pada brand Hanasui. Sama seperti brand Madame Gie, Oriflame, Viva, Sari Ayu, dan masih banyak lagi brand lokal, Hanasui ini sudah tercatat di BPOM dan harganya gak masuk akal alias pas banget dikantong pelajar! Murce kalau aku biasa bilangnya. Ya, di bawah 30.000 aja, tepatnya 24.500. (Tergantung toko dan e-commerce)




Beli di sini Hanasui Vitamin C + Collagen Serum New Look & Improved Formula

Awalnya sempat ragu karena biasanya rata-rata harga serum itu 30.000 ke atas, jadi mau gak mau ada rasa takut gak ngefek apalagi sampai ngerusak muka karena gak cocok. Maka dari itu aku langsung cari review singkat sampai detail orang-orang tentang serum ini sebelum beli. Dan setelah dapat hasil positif barulah aku mulai memberanikan diri untuk mencoba, lalu mantap mengklik opsi check out.

Oke readers, setelah harap-harap cemas menanti selama tiga hari akhirnya Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini sampai juga wankawan~ 




Di atas adalah tampilan luar dari Hanasui Vitamin C + Collagen Serum yang aku beli. Maaf kalau terkesan ngasal foto, aku lupa foto untuk di sini jadi yang ada cuma foto bekas nebar racun di grup WhatsApp aja hahaha...

Berbeda dari packaging serum biasanya yang hanya menampilkan nama brand dan manfaat si produk, packaging Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini lebih terlihat seperti tampilan di baliho yang menunjukkan gambar produk dan brand di depannya. Unik dan memberi bayangan akan produk di dalamnya.

Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini mengklaim bisa membantu mencerahkan kulit wajah agar tidak kusam, meratakan warna kulit sekaligus membantu mengurangi tanda-tanda penuaan yang nampak. Menjadikan kulit sekaligus membantu mengurangi tanda-tanda penuaan yang nampak. Menjadikan kulit lembut, kencang, kenyal dan tampak bercahaya.

Sedikit informasi : menurut sumber yang aku baca, seseorang dapat menggunakan produk kecantikan anti-aging setelah menginjak usia 20-an dan 30-an. Pasalnya, kulit mulai mengalami penuaan setelah memasuki usia 20-an, yaitu ketika kulit perlahan-lahan mulai kehilangan kolagen. Maka dari itu, harus dirawat sejak remaja. 


Dan ternyata isinya benar-benar mirip dengan tampilan di packaging-nya! Btw, itu sudah aku pakai dua hari ya serumnya... jadi isinya tidak penuh lagi. 

First impression aku saat melihat isinya langsung adalah elegan. Gimana enggak, botolnya terbuat dari kaca biru bening dan perpaduan warna font-nya jadi nilai tambah juga. Senada dan elegan! serius aku suka banget. Tapi meskipun begitu, karena terbuat dari kaca jadi kalian harus lebih berhati-hati dalam membawanya. Malah aku lebih menyarankan kalau kalian berniatan pergi-pergian membawa Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini, kalian wajib untuk memberi alas lagi atau kalau bisa simpan di dus nya aja.


Untuk mengambil serumnya, Hanasui menggunakan media pipet tetes yang bisa membuat kita lebih mudah mengatur sendiri banyak serum yang diambil. Dan untuk serumnya sendiri berbentuk liquid dengan warna sedikit bening loh, jadi dengan mengambil beberapa tetes saja sudah cukup untuk seluruh wajah. Hemat gitu...

Formulanya juga tidak terlalu berat menurutku jadi aman buat wajah yang mudah berkomedo seperti wajahku, juga tidak menimbulkan efek perih saat terkena jerawat. Dan setelah aku pakai beberapa jam, aku kira akan menimbulkan efek minyak yang biasanya aku rasakan saat pakai serum liquid, ternyata tidak. Justru yang aku rasakan hanya kulit yang lembab tanpa ada residu dari serumnya.

Jadi kalau kalian baru pertama kali ingin pakai serum, selain kenali jenis kulit kalian dulu, pilih yang formula dan aromanya ringan juga ya! 

Sebentar, aku ada rekaman saat aku melihat tekstur serumnya. 


Nah, kurang lebih seperti itu teksturnya. Aku gak ada masalah sih, karena sebenarnya juga aku lebih suka yang teksturnya liquid seperti ini. Lebih mudah diratakan di wajah dan tentunya lebih hemat. 

Dan sampailah kita dipembahasan terakhir, yaitu aroma. Untuk aroma Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini buat aku yang tidak terlalu suka parfume tidak terlalu menyengat, tidak tercium seperti obat juga dan aku bisa menggunakannya tanpa masalah. Tapi kembali lagi ke pendapat masing-masing ya. Oh iya, sebenernya aku tuh familiar banget sama wanginya tapi lupa itu wangi apa hahaha...

Kalian tahu gak sih itu wangi dari produk apa? karena aku sampai gemas sendiri pas mengingat-ingat wanginya.

Oke semuanya, itu dia first impression aku ke Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini. Ditunggu review lengkapnya ya! See u at the next post~ 



Continue reading Murah dan sudah tercatat di BPOM, Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini WAJIB kamu COBA!

Minggu, 25 Juli 2021

Hanasui Mattedorable Lipcream (Boba Edition) || Katanya sih bagus... benarkah?



 Hai Readers! Senang sekali bisa nulis blog lagi, yeay! >w</

Oh iya, kalian apa kabar? sudah dengar kabar baru belum? Karena kalau belum, aku kembali dengan membawa kabar baru.

Kali ini tentang kosmetik. Kalian pasti tidak asing kan dengan kata benda itu, terutama kaum hawa nih. Jadi ceritanya beberapa waktu yang lalu sepupuku cerita kalau dia nemu lip cream bagus banget. Dan aku yang notabene cinta banget sama lipcream langsung pasang telinga. Nah saat itulah aku mengenal salah satu merek kosmetik lokal, Hanasui.

Kabarnya Hanasui mengeluarkan edition lipcream baru yang terinspirasi dari salah satu minuman kekinian yang kita kenal dengan sebutan boba. Iya... kalian tidak salah baca kok, ini beneran boba yang minuman itu! variannya pun beragam : 01. Fores Berry, 02.Brown Sugar, dan 03. Salted Caramel.

Dari namanya saja aku sudah bisa membayangkan bagaimana harumnya, hihi. Kreatif banget ya Hanasui?

Selain nama yang unik, warnanya juga tidak kalah unik dan menarik. Ciri khas warna nude gitu. Tapi yang membedakan warna nude lip cream ini dengan yang pernah aku coba adalah warnanya yang coverage tapi tidak memberi kesan menor sama sekali. Walaupun warnanya sedikit gelap, khususnya yang Brown Sugar, tapi tetap cocok untuk yang punya warna bibir sedikit gelap seperti aku. Kesannya tidak menambah warna, tapi mempertegas dengan warna yang pas. Cocok untuk dipakai sehari-hari atau menghadiri acara yang santai. 

Oh Hanasuuui... andai kamu mengeluarkan series ini lebih awal, sepertinya aku akan selalu pakai ini saat pergi ke kampus dan main. // hhftt...

Laluuu poin lain yang membuat lip cream ini unggul adalah teksturnya yang ringan dan awet alias tidak gampang pudar, readers. Aku sudah coba pakai saat siang dan tidak menghapusnya sampai malam, yang tentu saja selama itu aku makan dan minum seperti biasa. Bahkan aku sampai rela makan yang berminyak dan sedikit berat untuk menguji ketahanan Hanasui Mattedorable Lipcream (Boba Edition) ini. Dan hasilnya memuaskan sekaliiii... kurang lebih mirip dengan lip matte Maybelline yang aku punya. 

Kalau mengingat Hanasui Mattedorable Lipcream (Boba Edition)  ini hampir setara dengan Maybelline aku langsung down, mengingat harganya yang sangat jauh perbandingannya. Lip cream Hanasui ini dibanderol dengan harga kisaran 18.000 - 25.000 rupiah saja. Tapi meskipun begitu, kemasan atau fisik yang kalian dapat dengan harga segitu tidak main-main, lho. 

Materialnya bagus dan sedikit berat. Jadi meskipun murah tapi bahannya tidak murahan, apalagi ditambah desainnya yang imut parah! Bawaannya ingin terus pakai lip cream, hahaha!

Nah, sebagai penutup aku akan memberikan tampilan dari lip cream Hanasui boba series ini.

Tampak depan 

                               
Ini tampilan bawahnya


Penampilan dalamnya


Ini warna yang Brown Sugar (CANTIK BANGET!)


Jadiiii.. gimana, tertarik untuk beli? atau jangan-jangan sudah coba? tulis dikolom komentar, ya! 
Sampai ketemu di postingan selanjutnya~


Continue reading Hanasui Mattedorable Lipcream (Boba Edition) || Katanya sih bagus... benarkah?

Jumat, 02 Juli 2021

I want to be hones with myself

Sesuatu seperti : "Jangan tunjukkan kekesalan atau kamu akan kehilangan teman." adalah hal yang paling aku benci seumur hidup sekaligus hal yang membuatku ingin menemukan orang yang : saat bersamanya aku sangat transparan. 

Aku ingin mengubah dari : kesal, diam, lalu bercanda lagi.

Menjadi : kesal, diam, merajuk.

Aku tidak ingin menjadi orang yang seakan semuanya baik-baik saja, tidak ingin menjadi orang yang mengalah demi terjalinnya kembali komunikasi, lalu melupakannya. Aku tidak ingin, setidaknya : lagi.

Katakanlah aku egois -meski sebenarnya aku tidak terima disebut begitu karena selama ini aku yang selalu mengalah.- karena ingin mendengar kata maaf dari orang lain, karena ingin dibujuk, karena ingin diajak bicara saat marah. 

Well, terkadang aku selalu beranggapan kalau tidak apa-apa jika hanya aku yang mengalah, jika hanya aku yang peduli. 

Tapi seringnya, saat melakukan itu aku merasa tidak menjadi diri sendiri. 

Jujur saja aku adalah orang yang gampang sekali kesal, bosan, cerewet, ingin didengar, dan yang terpenting adalah ingin diperlakukan baik oleh orang sebagaimana aku melakukan sesuatu untuk mereka. Atau paling tidak, aku tidak ingin diperlakukan buruk karena aku pun tidak melakukannya pada orang lain.

Tapi bukan itu yang menjadi masalah, karena masalah justru datang dari status orang yang melakukan semua itu padaku. Pikiran seperti : kenapa dia tidak peduli padaku padahal aku peduli padanya, kenapa dia tidak memberitahu apapun padaku padahal aku selalu memberi tahu banyak hal padanya, kenapa dia tidak perhatian padaku padahal aku perhatian padanya. 

Yah, semacam itu yang selalu menjadi topik utama dalam perdebatan batin.

Continue reading I want to be hones with myself

Minggu, 06 Juni 2021

[Menuju Tuntas] Pride and Prejudice bab 6 || 'dia' tidak mengenal 'kamu' sedalam yang temanmu bisa.

Hai, assalamualaikum. Sehat-sehat semua ya!

Jadi oh jadi... hari ini aku mau membahas novel hostorical romance yang baru aku baca sebagian. Ya, seharusnya sih dari label yang aku terapkan ke postingan ini kalian sudah tahu apa yang akan aku lakukan di sini. Betul, biasanya sebelum tuntas satu novel aku selalu butuh wadah untuk mengoceh. Dan ya, kali ini aku akan mengoceh panjang kali lebar tentang bab enam di novel Pride and Prejudice. Bukan spoiler kok, tenang saja~



Oke, di atas adalah dua halaman pertama di bab enam yang membuatku setuju sampai mengangguk-angguk saat membacanya. Isinya sederhana, hanya tentang Eliza dan Chalotte yang tengah berbincang tentang Jane dan Mr. Bingley. Kurang lebih isinya seperti ini :

    "Mungkin akan melegakan," jawab Charlotte, "kalau kita bisa menunjukkan perasaan kita di depan umum. Kadang-kadang, menyembunyikan perasaan juga bisa merugikan. Jika seorang wanita menutupi rasa sukanya kepada seseorang, dia mungkin akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkannya, dan dia salah jika beranggapan dunia tidak tahu apa-apa. Ada begitu banyak yang patut disyukuri ataupun dipamerkan disetiap hubungan, dan tidak selayaknya kita diam saja. Kita semua bisa memulainya dengan bebas- menunjukkan sedikit ketertarikan adalah hal yang cukup wajar, tapi hanya ada segelintir wanita yang jatuh cinta tanpa dorongan. Dalam sembilan dalam sepuluh kasus, seorang wanita sebaiknya menunjukkan lebih banyak ketertarikan daripada yang sesungguhnya dirasakannya. Tidak diragukan lagi, Bingley menyukai kakakmu, tapi dia mungkin tidak akan merasa lebih dari sekedar suka jika Jane tidak menolongnya."
    "Tapi Jane sudah menolongnya, sejauh yang bisa dilakukannya. Kalau aku saja bisa melihat rasa suka Jane kepadanya, Mr. Bingley pasti betul-betul tolol bila tidak menyadarinya."
    "Ingatlah, Eliza, bahwa dia tidak mengenal Jane sedalam dirimu."
    "Tapi, jika seseorang menyukai seorang pria, pria itu seharusnya tahu."

Kalian merasa tidak, sih, pendapat Charlotte itu meskipun terlihat 'benar' tapi hanya memiliki satu sudut pandang saja? seakan-akan pendapatnya hanya berlaku untuk seseorang yang sudah tahu nasib asmaranya terbalas dengan mulus tapi pihak perempuan masih malu-malu dan tidak bisa membaca keadaan. Dan tentu saja itu membuat orang lain gemas.Sedangkan untuk perempuan- yang pada dasarnya diberi firasat lebih ketimbang laki-laki- lain yang sudah tahu perasaannya tidak terbalas pasti paling banyak merasa menyembunyikan perasaan adalah hal yang tepat.

// Ya jelas lah ki... kan yang dibahas Jane, bukan kamu! //

Oke oke kembali ke pembahasan. Jadi, singkatnya aku mau titip pesan untuk kalian yang punya jiwa impulsif, sebaiknya baca kondisi kalian baik-baik lebih dulu sebelum mengikuti saran Charlotte. Haha.

Dan dari percakapan di atas, aku bisa menyimpulkan bahwa Charlotte sedang berusaha membuat Eliza- atau mungkin kita juga, tahu bahwa tidak semuanya bisa dijawab dengan teori. Tahu kan ya, perasaan itu salah satu pembahasan yang tidak akan punya batas pembahasan kalau dijelaskan oleh teori. Dan satu-satunya kalimat yang bisa dicerna logika hanya di kalimat saat menjelaskan bahwa 'dia' tidak mengenal 'kamu' sedalam yang temanmu bisa.

Ah, aku teringat perkataan teman laki-lakiku yang pernah bilang, "Perempuan itu ribet. Selalu menyalahkan laki-laki saat tidak bisa mengerti apa yang sedang dirasakan perempuan. Kami bukan dukun lho, ya." haha aku jadi geli sendiri saat ingat perkataannya. Iya juga sih, eh?

Jadi bisa dibilang, dua halaman pertama bab enam ini can relate sekali ya. Seakan-akan Jane Austen sudah bisa meramalkan kegelisahan kaum laki-laki jaman sekarang dari jamannya duluuuu. Haha! tapi kenapa pendapat Charlotte sampai sekarang masih jarang terwujud? Hem, mungkin karen seringnya perempuan akan lebih senang memendam selagi menunggu yang diharapkannya mengambil keputusan. 


Nah, jadi gimana menurut kalian? ada yang sudah merealisasikan pendapat Charlotte belum? hihihi tulis pendapat kalian di komentar juga ya!
Continue reading [Menuju Tuntas] Pride and Prejudice bab 6 || 'dia' tidak mengenal 'kamu' sedalam yang temanmu bisa.

Senin, 17 Mei 2021

,

Sesuatu yang pernah jadi 'menyenangkan'

Seringnya, seseorang memendam perasaan bukan untuk menutupi. Tetapi karena dengan begitu semua terasa baik-baik saja. Dengan begitu mata masih bisa melihat tanpa ragu, telinga bisa mendengar dengan jelas, bibir masih bisa berucap lugas, dan hati... tentu saja bisa merasakan dengan tenang. Karena ada kalanya menutupi adalah cara ampuh untuk membatasi luka.

Seseorang pernah datang padaku dengan senyum paling indah saat aku remaja. Aku tentu saja tidak bodoh untuk mengenali getaran yang hatiku kirim ke otak bernama 'perasaan suka'. Hanya saja bodohnya aku membiarkan perasan itu terpupuk seiring dengan berjalannya waktu, tanpa mewanti-wantinya lebih dulu bahwasannya itu hanya perasaan satu pihak. 

Rasanya seperti buta, saat aku menyadari hatiku sudah mengenali perasaannya. Dan setelahnya aku dengan bangga mengklaim bahwa hatiku adalah miliknya tanpa peduli apakah hatinya pun memilihku atau tidak. Menyedihkan memang jika dilihat dari masa kini. Tapi dulu saat aku merasakannya, itu adalah perasaan paling menyenangkan. 

Kamu tahu, berangkat pagi-pagi dan suka rela mengambil jatah piket teman tidak pernah semenyenangkan saat itu. Dimana saat melakukannya, aku akan punya alasan untuk menunggunya datang dengan sapu dan serok di tangan meski pada nyatanya aku hanya menyapu bagian-bagian terdepan dekat pintu dan mengabaikan bagian lain. 

Aku ingin menyapamu saat datang dalam sunyi.

Hingga akhirnya waktu pun berjalan sambil memberi ujian demi ujian yang membuat aku berproses. Tidak seperti saat itu, kini logika ikut andil dalam semua tindakan. Caranya mengingatkanku akan beberapa tahun silam yang menampar dengan kenyataan bahwa... dia tidak pernah melihatku membuatku hiatus cukup lama untuk menggunakan hati.

Dan ini membuatku bertanya-tanya. Bukannya dari dulu aku sudah tahu dia tidak mungkin melirikku, tapi kenapa baru sekarang aku merasakan patah? saat melihatnya sudah mulai memperkenalkan gadis pilihannya pada dunia. Dunia yang berisikan teman-teman yang melihat bagaimana dirinya berusaha mendapatkan gadis impiannya, yang memang pada nyatanya jauh lebih pantas untuk didapatkan.

Yah, aku memang tahu. Aku tahu aku sedang berusaha menerima itu, dan aku juga tahu kalau sebenarnya otak diam-diam memerintahkan hati untuk mengalihkan fokus. Baguslah, itu bekerja dengan baik. Asalkan tidak bertemu dengannya, aku akan baik-baik saja. 

Namun tanpa sadar aku pun lupa, bahwa tujuan pengalihan itu sendiri adalah juga untuk menutupi hatiku yang berbisik : mungkin aku pernah menyukainya untuk waktu yang lama, tapi bukan mencintai. Sebab aku masih baik-baik saja, sebab dari awal aku membatasi hanya untuk menyukai, dan sebab aku tahu semua perasaan punya waktunya masing-masing.






Continue reading Sesuatu yang pernah jadi 'menyenangkan'

Minggu, 16 Mei 2021

Tentang RODI, IMPULSIF dan seorang MAHASISWA tingkat akhir.

Hai, lama tidak berkunjung ke blog sendiri. Dan saat aku mengetik ini, sekarang sudah pukul dua belas malam lebih. Sepertinya sudah mau masuk jam satu dini hari. 

Kayaknya aneh ya, nge-blog tidak jelas malam-malam begini. Sebenarnya aku sedang mengikuti apa yang otak aku suruh aja sih, ditambah mata yang kalau dipejamkan tidak ngantuk sedangkan kalau baca notifikasi malah seger. Intinya aku cuma mau ngikutin apa kata otak dengan cerita ke kalian.

Jadi, satu semester ini aku lagi mati-matian ngerjain yang namanya tugas akhir. Sekedar informasi, aku sebenarnya tidak terlalu sibuk sampai harus memblokade semua akses hiburan di hidup aku hanya karena dengan TA, tak terkecuali blog. Cuma... aku merasa kreativitas aku dimatikan begitu saja dengan adanya TA ini.

Sederhananya, waktu mengerjakan TA pastinya akan banyak aturan yang dituntut kan, bahkan untuk beropini saja harus ada jurnalnya buat dicantumkan. Coba kalian bayangkan, aku yang biasanya melakukan beberapa hal tanpa pikir panjang, sekarang diatur dengan sedemikian rupa untuk mengikuti aturan.

Tapi sebelum lanjut, aku tidak mau baca sesuatu seperti 'ya namanya tugas akhir pasti gitulah, kalau tidak mau ada yang ngatur mah nulis cerpen aja sana.'

No, kalian yang mau mikir gitu, kalian salah. Bukan itu maksud dan intinya, ya. Oke lanjut...

Aku cuma mau bilang, dengan adanya tugas akhir ini otak aku cukup beradaptasi ke arah yang lebih terstruktur dan terkonsep. Bagus, tentu saja. Tapi imajinasiku tersendat hahaha. Kadang keinginan untuk nulis di blog begitu tinggi, bikin video di channel-ku juga tinggi, tapi saat akan prakteknya otak aku sudah mengeluh lelah lebih dulu. Bukan itu saja, ide-ide yang dulunya tidak pernah absen sekarang justru kudu dicari.

Dan kalian tahu apa yang lebih menggangguku akhir-akhir ini? Sikap spontan dan impulsifku selalu kambuh ditengah-tengah malam seperti saat ini. 

Iya. Disaat tubuh ingin istirahat tapi otak tidak membiarkannya. Kayaknya otak aku mau balas dendam deh, sepertinya dia tahu kalau siang dia aku pakai untuk rodi demi gelar hahaha...

Jadi pembacaku yang budiman, aku mau tanya sama kalian. Enaknya otak aku ini harus dibagaimanakan supaya sering kerjasama dengan hati? heuehueheuu...

Atau jangan jangan... diantara kalian juga ada yang seperti aku?


Continue reading Tentang RODI, IMPULSIF dan seorang MAHASISWA tingkat akhir.