Sabtu, 07 Mei 2022

Nonton Drama China Who Rules The World || Ketika Dua Manusia Tsundere Jatuh Hati



 

Hai Hai Assalamualaikum semuanya! 

Kurang lebih satu mingguan belakangan ini, aku sedang maraton nonton drama China Who Rules The World. Sebenarnya motivasi awal aku nonton drama China Who Rules The World ini adalah karena Zhao Lu Si main di drama ini! Dan seperti biasa dia selalu tampil cantik dan on point sekali~


Oke, sebelum aku pindah jalur dengan menceritakan Zhao Lu Si dan kecantikannya (ehm! terutama riasan matanya yang selalu bagus dan pengen banget aku tiru) aku akan sedikit saja membahas tentang drama China Who Rules The World ini.

Singkatnya, pada zaman dahulu ada dua pendekar/pesilat yang sangat terkenal akan kehebatan sekaligus kemisteriusannya. Keduanya dikenal dengan nama Bai Feng Xi dan Hei Feng Xi. Konon katanya, hanya Bai Feng Xi yang bisa menyeimbangkan kemampuan tarung Hei Feng Xi, dan begitu pula sebaliknya. Sehingga Bai Feng Xi dan Hei Feng Xi ini acap kali bertarung untuk menentukan siapa yang terbaik diantara keduanya saat bertemu. Ibaratnya juara 1 dan 2 gitu lah ya. 
 
Nah itu tadi kisah secara garis besarnya. Untuk detail lebih lanjut akan ditulis di sesi review.

Aku nonton drama ini di WeTV yang tayang senin-jumat untuk versi gratisnya. Iyaaa aku masih merasa bersyukur kok dengan jadwal tayangnya yang masih terbilang sering, sehingga aku tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli episode VIP nya. 

Drama China Who Rules The Word ini secara garis besar ceritanya memang hampir sama dengan drama kolosal yang lain. Perang antar sekte maupun perebutan kekuasaan di kerajaan kerap kali ada di drama China kolosal atau drama kostum. Tapi yang membuat aku bertahan nonton dari episode 1 sampai sekarang 16 (masih on-going) adalah karakter para pemainnya yang tidak terlalu mainstream. Masih realistis lah dengan sifat-sifat manusia di dunia nyata.

Jadi tidak ada tuh kisah gadis teraniaya yang tetap diam, atau kisah pangeran dan Cinderella yang hanya 1001 ditemukan di dunia ini. Jadi meski dari segi latar tempat dan nama organisasinya yang 'sedikit tidak realistis' itu tidak terlalu masalah karena penokohannya yang realistis. 

Dan aku paling suka interaksi antara Bai Feng Xi dan Hei Feng Xi. Karena meskipun mereka ini sering bertengkar dan digadang-gadang selalu menjadi master dalam dunia silat, perseteruan keduanya tidak terlalu yang lebay gimana-gimana gitu. Tidak sampai bermusuhan sampai dibawa hati dan menciptakan rasa ingin balas dendam jika kalah. Tidak begituuuu! mereka masih terlihat sering membantu satu sama lain (meski sering pakai gengsi) dan saling rindu kalau tidak bertemu. Dan sikap konyol dan jahil ini hanya mereka tunjukan pada satu sama lain saja. Seakan menjadi orang yang berbeda jika bertemu.

Tahu kenapa? 

Iyyyap! karena sebenarnya mereka punya perasaan terhadap satu sama lain, tapi merasa tidak mungkin untuk memiliki karena dunia mereka yang berbeda dimana Bai Feng Xi menyukai hidup yang bebas di dunia persilatan, sedangkan Hei Feng Xi harus merelakan kebebasannya karena hidup dalam aturan kerajaan. Sehingga mereka berpikir akan menyakiti satu sama lain jika nanti mereka bersama.

Dan mungkin kalau diutarakan, bunyi perasaan Hei Feng Xi pada Bai Feng Xi akan seperti ini : "Selama ini belum pernah aku temui sosok yang bisa mengalahkanku dengan mudah, dengan sikapnya yang menarik dan apa adanya." Sedangkan perasaan Bai Feng Xi pada Hei Feng Xi seperti ini : "Sebenarnya dia adalah pria yang baik, semua kelicikan dan tipu dayanya ternyata untuk niat yang baik." 

Hahaha aku membacanya dengan nada.

Btw selain penokohan yang menarik, alur cerita dengan konflik yang tidak terlalu berat juga membuat aku sebagai penonton bisa menikmati tanpa pikir panjang, tidak harus ngulang beberapa episode untuk mengingat alur cerita yang dibahas saking banyaknya pembahasan gitu. Seru dan mengalir aja.

Dan bonusnya kalau kalian nonton drama ini adalah.. mata kalian akan dimanjakan dengan visual yang tampan dan cantik! hehehe~ 
Karena terkadang, detail seperti itu bisa juga jadi penentu aku lanjut atau tidaknya nonton sebuah drama. Setidaknya aku jujur ya. Kalian gitu juga kan? hayo ngakuuu!


Dari hasil searching-searching di Google, aktor yang memerankan Hei Feng Xi ini bernama asli Yang Yang. Dan bisa dibilang ini drama pertamanya yang aku tonton, semacam kesan pertama sama acting-nya yang bagus. Gimana ya, dalam dramanya sendiri dia sering bersandiwara dihadapan orang lain, jadi meskipun hanya drama terkadang susah juga nebak alur kalau tokohnya kayak Hei Feng Xi. Tidak salah memang kalau Bai Feng Xi memberinya julukan rubah hitam.

Ya sudah, mungkin ocehan lainnya akan aku tumpahkan saja di postingan review agar semakin jelas, dan pembahasan ini sampai disini saja. Makasih yang sudah baca, see you!
Continue reading Nonton Drama China Who Rules The World || Ketika Dua Manusia Tsundere Jatuh Hati

Senin, 25 April 2022

Hanasui Whitening Gold Serum & Vit-C Collagen Serum || Review Skincare BPOM



 Hai~ Assalamualaikum! 

Masih ingat postinganku yang heboh karena menemukan serum bagus? 

yang ini lho... Serum Hanasui Vit-C + Collagen . Nah setelah beberapa bulan pemakaian, aku akhirnya menuliskan ulasan tentang serumnya. Tapi sebelumnya disclaimer dulu nih, semua isi postingan ini merupakan pengalaman dan pendapat pribadi. Cocok di kulitku belum tentu cocok di kulit kalian ya!

Untuk pemakaian tiga hari pertama Hanasui Serum, aku tidak menemukan titik-titik ketidakcocokan di kulitku. Alhamdulillah. Belum ada perubahan seperti yang diklaim oleh Hanasui memang, karena baru tiga hari. Tapi untuk tingkat kelembaban kulit, Hanasui bisa membuat kulitku lembab dan tekstur di kulit sedikit berkurang.

pemakaian tiga hari

Untuk pemakaian pagi, memang tidak terlalu terasa lembabnya karena teksturnya yang mudah menyerap ditambah terbilas wudhu di beberapa waktu. Tapi untuk pemakaian di malam hari setelah cuci muka terakhir, dimana serum ini menempel lebih lama di wajah ketimbang pemakaian pagi atau siang, lembab yang serum Hanasui kasih ini kerasa banget! 

Kalian tahu wajah yang lembab kenyal tanpa minyak berlebih? Nah itu yang aku rasakan di setiap pemakaian serum Hanasui di malam hari. Hasil akhir di pagi harinya itu membuat kulit terasa seperti kulit sehat. Pokoknya bikin betah lama-lama berkaca sebelum cuci muka deh haha.

setelah pemakaian 4 bulan
setelah 4 bulan pemakaian Hanasui Serum

Foto di atas adalah hasil pemakaian Hanasui serum selama 4 bulan. Foto asli tanpa proses editing sama sekali. Dan aku cukup senang dengan hasilnya yang menurutku membuat kulit sehat. Tapi perlu kalian tahu, saat mengambil foto itu aku hanya menggunakan serum Hanasui saja untuk perawatannya agar bisa menunjukkan hasilnya pada kalian. Make-up yang digunakan pun tipis sehingga noda jerawat di dahi masih sedikit terlihat (aku jarang pake make-up tebel soalnya hahaha) 

Untuk hasil lainnya setelah pemakaian 4 bulan, wajahku sudah jarang sekali beruntusan dan kering. Karena untuk membuat noda hitam bekas jerawat hilang itu butuh waktu cukup lama ya, apalagi hanya dengan pemakaian serum saja. Aku sarankan kalau kalau kalian ingin hasil maksimal, gunakan juga perangkat skincare Hanasui lainnya.

Nah setelah menghilangkan beberapa masalah kulit seperti kering, beruntusan, dan kulit bertekstur, barulah aku merasakan sedikit perubahan tone(?) kulit. Tampak lebih cerah dan bersih dibandingkan sebelumnya. Tapi meskipun begitu, serum Hanasui juga tidak lepas dari kekurangan. Tentu, setiap produk pasti punya kelebihan dan kekurangan.

Untuk kekurangan serum Hanasui Vit-C + collagen di wajahku adalah komedo yang lebih cepat menumpuk sehingga penggunaannya harus diimbangi juga dengan eksfoliasi wajah yang rutin. Jadi dalam kasusku yang biasanya jarang eksfoliasi kulit, penumpukan komedo saat pakai serum ini cukup terasa dibandingkan pakai produk lain. Tapi bukan masalah besar, itung-itung pengingat untuk eksfoliasi wajah lebih rutin haha.

Ah hampir lupa. Di pertengahan bulan ke dua, aku melakukan perbandingan dengan mengganti series Vit-C + collagen dengan White Gold. Sebagai perbandingan aku bisa menyimpulkan, untuk serum Hanasui yang Vit C + collagen membuat kulit lebih sehat dengan memberantas beruntus dan tekstur sehingga membuat kulit lebih kenyal dan cerah. Sedangkan untuk Whitening Gold membuat noda hitam di wajahku yang sebelumnya tidak teratasi oleh Hanasui yang Vit C + collagen menjadi teratasi. Noda perlahan memudar dan wajah sedikit menjadi lebih putih. Tidak putih yang maksimal, hanya sedikit menunjukkan perbedaan tone kulit.


Terima kasih sudah membaca ulasan ini sampai selesai, semoga bermanfaat. Daaah^^




Continue reading Hanasui Whitening Gold Serum & Vit-C Collagen Serum || Review Skincare BPOM

Sebuah Mimpi Yang Nyata || Ramadhan story

Tentang beberapa tahun lalu yang aku lewati penuh dengan tangis kehilangan. Hari ini, aku mendapat sebuah kejutan indah dari Sang pencipta. Setelah tidurku terganggu musik yang kencang, aku memutuskan untuk melanjutkan tidur di rumah nenekku yang hanya beberapa langkah saja dari rumah. Saat terlelap tanpa terasa, aku dimimpikan oleh dua orang keluargaku yang telah tiada. Aku pikir itu nyata, karena aku merasa sudah terbangun dari tidur dan sekelilingku sama persis keadaannya dengan keadaan sebelum aku tidur.

Mimpi di dalam mimpi. Aku terbangun di mimpi keduaku dan dihampiri oleh mereka yang aku sayangi, mengucapkan terima kasih sebanyak mungkin seraya tertawa dan memeluk kegirangan akan doa yang aku kirimkan untuk mereka. Rasanya benar-benar nyata! suaranya... tangannya... pelukannya... aku dapat merasakan mereka. Namun tidak bisa melihatnya.

Aku terus saja terpaku dalam kondisi terbaring seperti sesaat sebelum tidur. Posisinya pun sama persis. Disana aku menangis sejadi-jadinya ; senang, sedih, dan haru bercampur aduk. Ingin memeluk balik namun tak bisa. Pada sosok perempuan yang aku tak yakin itu siapa, aku memintanya untuk menuntunku bangun dari posisi tidur, namun susah, mataku pun enggan melihat dengan jelas. Yang jelas, hanya mereka yang bebas bergerak namun aku tidak.

Aku bertanya didalam tangisku pada mereka, apakah mereka senang disana. Dan alhamdulillah mereka menjawab dengan kabar baik. Aku tidak peduli mimpi itu hanya bunga tidur atau memang pada nyatanya mereka mengunjungi. Aku hanya senang dan bersyukur karena bisa merasakannya dengan nyata. Namun ada satu hal yang aku sedikit sesali : suara tangisku sendiri yang membuatku bangun dalam mimpi, dan membuat mereka pergi. Karena aku terbangun dari tidurku.

Sisa tangis masih terdengar saat aku bangun, aku bahkan sampai memegang pipiku yang basah karena air mata. Iya, aku menangis saat terbangun. Dengan hati yang sesak sekali. Dan tanpa pikir panjang aku berlari menuju rumahku dan menceritakan semuanya pada ibu dengan kondisi masih menangis sesak. Menurut keyakinan ibu, mereka datang berkunjung pada orang yang selalu mendoakan mereka di bulan suci Ramadhan. 

Aku harap, aku akan selalu diberi kesempatan seperti itu lagi dan lagi. Dengan orang yang paling aku sayangi di dunia setelah ibu : ayah.
Continue reading Sebuah Mimpi Yang Nyata || Ramadhan story

Sabtu, 23 April 2022

Menyusun Mood

 


Mood-ku sedang datang untuk membaca buku. Iyaaa... Setelah sekian lama aku berhenti baca buku fisik (aku selalu baca e-book) aku jadi rindu rasanya membuka halaman lalu menghirup aromanya yang menguar. Dan akhirnya aku memutuskan untuk membaca buku ini. Dulu aku baru selesai baca buku pertamanya, saat melanjutkan yang kedua aku justru teralihkan entah oleh apa. Dan sekarang, setelah aku menemukan cerita sejenis di daftar e-book, aku jadi ingat akan buku ini. 


Semoga bisa ngoceh banyak setelah selesai membacanya. 

Continue reading Menyusun Mood

Selasa, 08 Februari 2022

He said : Toxic Pocitivity

"Kapan terakhir kali kamu ingin memaki dan menyalahkan orang lain?"

"Kenapa?"

"Kamu terlihat terlalu banyak berpikir akhir-akhir ini. Jujur, itu mengganggu." dia berjalan mendahului, salah satu tangan dimasukan kedalam saku celana panjangnya.

"Tahun lalu." aku mengejar langkahnya.

Hening. Hanya terdengar bising kendaraan khas lalu lintas. 

Aku enggan menoleh. Bahkan untuk sedetik saja aku tidak mau menoleh padanya. Dia terlalu pandai membaca perasaan. Dan lima menit terbuang dengan sia-sia sebelum akhirnya langkahku terhenti mengikuti langkahnya. 

"Haus." ujarnya seraya berbelok ke mini market pinggir jalan. 

Bodohnya aku hanya mengikuti tanpa bertanya.

"Semua punya waktunya masing-masing. Cepat atau lambat jika waktunya sudah tiba, yang datang akan datang dan yang pergi akan pergi." 

Aku masih mengikutinya yang kini berhenti di depan kulkas mini market. Lagi, tanpa suara.

"Kadaluarsa." gumamnya lalu meletakan minuman yang beberapa saat dirinya ambil. "Bahkan minuman yang tak bernyawa saja punya waktunya sendiri. Saat aku mengadukannya ke kasir, minuman itu akan segera disingkirkan. Di-sing-kir-kan."

"Iya aku tahu."

"Kamu tahu?" 180 derajat dia berbalik lurus menatapku dengan wajah hangat yang kini terasa sarkas.

"Aku tahu." jawabku pelan. Ada beberapa pilihan rasa, tapi aku memilih mengambil yang paling netral. Original. 

Kali ini aku mendahuluinya untuk membayar, lalu berjalan menuju kursi yang disediakan mini market. Entah kenapa aku merasa tersentil dengan pertanyaannya yang seakan sangsi dengan pernyataanku. Atau mungkin... aku hanya merasa, lagi-lagi dia seperti tahu segalanya.

"Kalau tahu, kenapa tidak coba untuk menyingkirkan? lupakan saja." 

Aku sampai tidak sadar kapan dirinya selesai membayar dan mengikuti untuk duduk.

"Rumit. Sekeras apapun aku berusaha melupakannya, tetap saja ingatan itu selalu muncul. Ditambah dengan pikiranku yang tidak hentinya mengkritik diri sendiri, berkata dengan seringnya bahwa aku bodoh dan salah. Kamu tahu, selama ini aku berusaha untuk membuat pikiranku sibuk dengan apapun itu. Aku mendengarkan musik, bermain dengan peliharaan, bahkan melakukan hal bodoh hanya agar membuat pikiranku sibuk. Dengan begitu semua terasa teralihkan."

Mata itu menatapku lagi. Kini, terasa lebih jauh. Membuatku segera mengalihkan atensi pada minuman yang masih penuh. Membuka kemasannya lalu menyesap sampai tersisa setengahnya.

"Aku tahu."

"Kalau sudah tahu untuk apa bertanya?" aku benci saat asumsinya tentangku benar.

"Karena kamu perlu cerita. Ya meskipun saat kamu menceritakannya kamu akan kembali mengingat kejadian itu, setidaknya kamu merasa ada yang mendengarkan."

"Sudahlah, kebanyakan orang hanya penasaran saja, bukan-"

"Aku peduli." 

Rasanya seperti ingin menangis, tapi tidak ada air mata yang keluar. Tergugu dalam hening dengan tangan yang sibuk mengepal keras. 

Dia mengambil alih minuman yang entah seberapa keras aku memegangnya. "Boleh aku bicara? bukan untuk membuatmu percaya. Hanya ingin mengutarakan pikiranku saja."

Laki-laki itu tidak kunjung berbicara, sehingga aku harus berat hati mengangguk dan mengijinkannya.

"Apapun yang mereka katakan dan lakukan padamu, semua itu hanya ada dicerita mereka, bukan dicerita semua orang. Mereka bisa saja mencacimu, menjatuhkan, menohok sisi sensitifmu tentang sesuatu harus dilakukan sesuai aturan yang sempurna, tentang pikiranmu yang mewajibkan rasa bersalah ada disetiap hal yang tidak sempurna, tapi mereka tidak bisa menghalangi pikiran orang lain tentangmu. Mereka tidak bisa mencari sekutu agar satu pendapat dengan mereka, karena mereka hidup di dunia yang sempit."

"Intinya, hanya karena kamu buruk di mata mereka, bukan artinya kamu buruk di mata orang lain. Banyak yang masih peduli padamu tanpa peduli siapa kamu, kamu bisa melakukan sesuatu yang berguna atau tidak, kinerjamu baik atau buruk, atau bahkan dirimu tahu atau tidak. Ini dunia, bukan ruangan kecil. Mereka yang berdiam diruangan kecil tentu saja punya pikiran sempit. Oh benar, bukannya kamu ingin memaki dan menyalahkan? lakukan saja sekarang dan berhenti jadi positif yang toxic!"

Aku terisak pelan mendengar kalimatnya yang terakhir. Merasa dia memang pantas tahu akan semuanya. "Aku hanya merasa tidak terima dengan perlakuan mereka dan kembali mempertanyakan pada diri sendiri apa masalahnya? mungkinkah aku yang salah sehingga mereka bertingkah seperti itu padaku?"

"Dengar. Semua orang melakukan kesalahan, tapi tidak semua orang punya rasa bersalah. Kalau kamu sudah merasa bersalah dan meminta maaf namun tidak mengubah semuanya, itu artinya mereka memang tidak pantas kamu pikirkan." setelah mengatakan itu tangannya tergerak membuka kemasan minumanku yang aku yakin sulit dibuka karena rusak.

"Mereka juga salah. Mereka yang berpikiran sempit. Siapa makhluk di muka bumi ini yang berhak untuk tidak memaafkan sesamanya? Tidak ada! dan meskipun ada, mereka bahkan tidak pantas untuk sekedar kamu pikirkan. Dengar, hanya kamu yang terlalu berlarut-larut."

"Aku rasa begitu. Aku sampai sulit tidur untuk beberapa bulan karena kejadian-kejadian itu terus saja bermain dipikiranku. Mungkinkah aku terlalu tidak menerima?"

"Kurasa begitu. Jadi kurasa, kamu hanya perlu jadi tidak peduli dan menerima." ia meraih tanganku dan memberikan minumanku yang sudah terbuka. 

Aku meminumnya enggan. Masih ingin tergugu tapi itu tidak sopan jika mengabaikan niat baiknya.

"Masih ingin memaki?" tanyanya dengan senyum jahil.

"Tidak lah. Aku bukan mereka." wajahnya yang tiba-tiba berubah membuatku tertawa kecil.

"Sedikit saja, aku ijinkan."

"Tidaaak."

"Ayolah. Perlu kuajari? aku sudah menyiapkannya dari tadi untuk mereka."

Mungkinkah dari tadi laki-laki itu menahan kesal untukku? boleh tidak aku merasa tersipu dan merasa asumsiku benar?

"SIALAN!" makiku.

"Aku?" tanyanya dengan wajah terkejut.

"Mereka."

"Oke lanjutkan." jawabnya seraya mengacungkan jempul dan tersenyum puas.

"Dasar orang jahat! semoga harimu senin semua! selalu kehabisan diskon seumur hidup! kudoakan tidak ada lahan parkir untuk kendaraan kalian kemana pun kalian pergi!"

"Wow... itu cukup kejam. Hahaha!"

"Hahaha! sepertinya aku akan tidur nyenyak malam ini."

Rasanya bebas dan lepas saat tahu ada yang mau mendukung dan mendengarkanku. Mungkin aku tidak jadi membenci semua asumsinya yang selalu benar, karena aku merasa dia memang orang yang tepat untuk mengetahui itu semua.



TAMAT.




Continue reading He said : Toxic Pocitivity

Jumat, 24 Desember 2021

4 Rekomendasi komik Webtoon untuk kamu yang mudah bosan

 Hello everyone! Assalamualaikum.

Kalian pernah tidak, tiba-tiba terpikirkan untuk membaca komik saat sedang bersantai? atau mungkin malah saat sedang mumet oleh rutinitas? Kalau aku pernah ada di dua kondisi itu. Namun karena keterbatasan jarak yang mengharuskan membeli komik ke toko buku, jadi aku memilih alternatif lain dengan meng-install aplikasi komik online bernama Webtoon.

Iya, Webtoon. Siapa sih yang tidak tahu Webtoon? Salah satu aplikasi penyedia komik online yang paling banyak digandrungi anak jaman sekarang. Selain karena penggunaannya yang simpel, komik yang disuguhkan juga tidak main-main. Mulai dari komik dari luar negeri sampai karya anak bangsa pun ada di sini. 

Nah readers, dipostingan kali ini aku punya rekomendasi komik yang dijamin tidak akan membuatmu mudah bosan lho! Yuk kita simak^^


1. Kosan 95

                           

Meski Kosan 95 dilabeli dengan genre drama, tapi sebenarnya selain drama, Kostan 95 juga punya rasa misteri karena alurnya yang sulit ditebak dan mengecoh. Tapi kamu tenang saja, kamu masih bisa menikmatinya dengan santai karena sang komikus selalu menambahkan bumbu komedi disetiap konflik.

Dibuka dengan cerita gadis bernama Rena yang hidup sebatang kara di kostan sederhana, yang pada suatu hari menemukan amplop kuning dibawah pintu kostannya. Bukan sekedar amplop iseng, amplop itu berisikan kartu debit yang berisi uang 50 juta rupiah lengkap dengan pinnya. Meski sempat tergoda karena jumlahnya yang bisa menutupi semua kebutuhannya, Rena tidak langsung begitu saja menerimanya. Alih-alih menarik uang, Rena justru melaporkan yang terjadi kepada polisi. 

Di kantor polisi, dirinya menerima telpon yang menyuruhnya untuk menggosok amplop itu dengan koin agar isi suratnya terlihat. Rena pun terkejut saat nama KOSAN 95 mulai terlihat dan suratnya menjelaskan bahwa Rena diundang untuk interview di perusahaan JY Group. Jika Rena bisa menerima semua ketentuan yang salah satunya untuk tinggal di Kosan 95, maka ia akan dipertemukan dengan kakak kandungnya.

Singkat cerita Rena pun menerima undangan itu dan tinggal di Kosan 95. Di sana ia dipertemukan dengan orang-orang yang ternyata orang terpilih untuk tinggal di Kosan 95 dengan mengemban misi rahasia masing-masing. Beberapa dari mereka adalah Faisal yang baik hati namun rumit, Dadang yang pemarah, Siska dan Fany yang selalu membuat lelaki bergidik ngeri, Budi yang kalem, nomor 9 yang misterius, dan masih ada yang lainnya. 

 

Anyway... gambarnya kak Didi itu keren sekali dan interaksi antar tokohnya bikin salut! pokoknys sangat memanjakan mata, hehe. Jadi gimana nih readers, sudah mulai tertarik untuk baca belum?


2. Flawless

Dari komik-komik yang aku baca di Webtoon, Flawless merupakan salah satu komik dengan komikus yang memiliki kemampuan riset cukup kuat. Bagaimana tidak, Flawless menceritakan tentang anak laki-laki tuna netra bernama Elios yang tidak sengaja bertemu dengan Sarah, gadis tomboy menyenangkan yang tangguh saat menghalau preman-preman yang mengganggu. Dan setelah pertemuan itu keduanya pun menjadi dekat satu sama lain karena ternyata Elios diam-diam menaruh perhatian pada Sarah dan sarah yang penasaran dengan Elios.

Dari premisnya memang sudah bisa ditebak kalau ini akan menjadi komik dengan kisah anak remaja yang hangat dan manis ya, readers. Tapi tidak sampai di sana saja kok, karena ada banyak teka-teki kompleks seperti : kisah hidup Elios yang asal-usulnya masih menjadi misteri, latar belakang panti asuhan dan anak-anak panti yang suram, serta kelumit cinta antara Elios, Sarah, Windy, dan teman-teman Elios lainnya yang akan ditemui saat kalian membaca Flawless.  Dan selain teka-teki kompleks, ada juga penjelasan tentang sudut pandang tuna netra yang belum umum diangkat, namun dijabarkan dengan detail di sini. Sehingga bisa membuat tidak sabar untuk menanti episode selanjutnya. 

Oh iya, Elios itu diluar ekpektasi sekali kalau menurutku. Amazing! hihihi 


3. Cursed Blessing

Setelah dari yang lucu-lucu sampai yang manis-manis, sekarang saatnya kita beralih ke komik yang sedikit berat ya, readers. 

Seperti judulnya, cerita dalam Cursed Blessing juga mengambil tema pemberkatan atau penyucian. Berawal dari gadis bernama Rieta yang diselamatkan oleh Grand Duke Axias saat akan dijadikan persembahan hidup-hidup, kini kerajaan Grand Duke Axias seakan memiliki pelindung suci. Rieta, seorang ibu yang terpaksa  kehilangan suami dan putri satu-satunya karena wabah membuat dirinya dianggap hina hingga dijadikan persembahan hidup-hidup. Karena hidup yang pedih dan nasib yang malang, Rieta seakan kehilangan emosinya. Hingga dirinya bertemu dengan raja yang terkenal bengis namun memiliki rakyat yang makmur, emosi Rieta perlahan muncul kembali. Terutama saat dia menyadari bahwa kemampuan memberi berkatnya yang langka dibutuhkan oleh kerajaan, serta tahu sifat asli Grand Duke Axias yang tidak seburuk rumor yang tersebar.

Sedangkan dari sudut pandang lain, meskipun memiliki wilayah dan rakyat yang makmur Grand Duke Axias juga menyimpan lukanya rapat-rapat. Tindakannya yang memenggal kepala adik tirinya untuk balas dendam di depan sang Ayah dan Ibu tirinya digadang-gadang adalah wujud nyata dari kutukan yang ditujukan pada sang Ayah. Sehingga hal itu membuat dirinya memutuskan untuk pergi dan membangun kerajaannya sendiri. 

Cursed Blessing bisa disebut sebagai komik yang banyak membicarakan tentang iblis, berkat, dewa, kerajaan, dan sisi gelap kepribadian. Namun meskipun begitu, sisi romantis dari Grand Duke Axias dan Rieta tak kalah menggemaskannya. Dengan Rieta yang polos dan baik hati serta Grand Duke Axias yang memiliki gengsi tinggi dan arogan. Selain sisi kelam dan romansa keduanya yang rapih, ada juga nih sisi unik yang membuatku terkagum-kagum dengan Cursed Blessing, salah satunya adalah fakta bahwa ternyata selir-selir Grand Duke Axias adalah prajurit-prajurit wanita yang dilatih Grand Duke Axias untuk melindungi dirinya dan kerajaan. Dan dengan karakter prajurit wanita yang beragam juga keahliannya masing-masing, Cursed Blessing ini layak untuk dibaca. Keren!



4. Spirit Finger

Selain Cursed Blessing, ini juga berasal dari negara tetangga, readers. Betul, dari Korea! 

Di sini adakah yang baru mulai baca komik dari Korea? kalau belum, Spirit Finger adalah komik pertama yang aku sarankan untuk kamu baca. Selain kisahnya yang inspirasi-able, ciri khas komikusnya juga kentara sekali. Gambarannya unik dan membuat enak dilihat. Aku sih sering bilang, kalau Spirit Finger punya rasa sentimentil namun tetap hangat. Karena setiap adegan yang digambar selalu berhasil menyentuh hati. Entah itu karena perasaan bahagia, sedih, lucu, maupun perjuangan seseorang dalam mencari jati diri. 

Dari awal baca saja, aku sudah tertawa karena disuguhkan oleh keluhan gadis yang tidak percaya diri dan membandingkan diri dengan yang lain. Aku bahkan masih ingat begitu seringnya aku tertawa saat membaca Spirit Finger, dan merasa kehilangan saat tahu Spirit Finger sudah tamat. Komikusnya paling bisa menyelipkan adegan-adegan kocak yang mengocok perut sih...

Menceritakan tentang gadis cupu yang tidak memiliki kepercayaan diri karena badannya yang tidak secantik gadis disekitarnya, namun memiliki daya khayal yang tinggi. Berawal dari Wooyeon yang tanpa sengaja diminta untuk menjadi model gambar oleh salah seorang anggota klub melukis, rasa ingin tahu Wooyeon pun mulai muncul. Dan hal itu berhasil menarik perhatian Wooyeon untuk ikut bergabung ke dalam klub melukis. Nah, di dalam klub inilah hidupnya berubah secara drastis. Dirinya menjadi lebih menerima diri sendiri, menemukan apa yang ingin dia lakukan, dan berjuang dalam jalan yang sudah ditentukan. Semua itu karena Wooyeon bertemu dengan berbagai orang seni yang unik namun apa adanya. Yang mampu membuat Wooyeon mengenali apa yang ingin dirinya diraih.

Nah readers, itu tadi 4 komik Webtoon untuk kamu yang mudah bosan. Sebenarnya masih banyak lagi komik Webtoon yang ingin aku rekomendasikan pada kalian, tapi mari jadikan ini sebagai pertemuan yang berlanjut di postinganku berikutnya tentang dunia komik. 

Oh iya, kalau kalian punya rekomendasi komik yang seru, tulis di bawah ya! See uuuu~


Continue reading 4 Rekomendasi komik Webtoon untuk kamu yang mudah bosan

Selasa, 21 Desember 2021

Murah dan sudah tercatat di BPOM, Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini WAJIB kamu COBA!




Hello everyone! Assalamua'alaikum.

Wah, siapa sangka dari sekian banyak draft yang menumpuk di blogger, artikel ini yang aku pilih jadi artikel pertama yang aku publish setelah sekian lama hiatus dari dunia blog! 

Anyway, i want to tell you all: i'm very excited about this brand! Dan kalau kalian sudah baca postinganku tentang lipcream-nya, sekarang aku akan membahas serumnya yang kini tampil dengan wajah baru. 

Baca juga Hanasui Mattedorable Lipcream (Boba Edition) || Katanya sih bagus... benarkah?

Beberapa waktu lalu tepatnya saat serum Somebymi-ku habis, aku mulai menjelajah e-commerce untuk cari sasaran empuk. Dan kali ini sasaranku adalah brand lokal. Begitulah atensiku teralih pada brand Hanasui. Sama seperti brand Madame Gie, Oriflame, Viva, Sari Ayu, dan masih banyak lagi brand lokal, Hanasui ini sudah tercatat di BPOM dan harganya gak masuk akal alias pas banget dikantong pelajar! Murce kalau aku biasa bilangnya. Ya, di bawah 30.000 aja, tepatnya 24.500. (Tergantung toko dan e-commerce)




Beli di sini Hanasui Vitamin C + Collagen Serum New Look & Improved Formula

Awalnya sempat ragu karena biasanya rata-rata harga serum itu 30.000 ke atas, jadi mau gak mau ada rasa takut gak ngefek apalagi sampai ngerusak muka karena gak cocok. Maka dari itu aku langsung cari review singkat sampai detail orang-orang tentang serum ini sebelum beli. Dan setelah dapat hasil positif barulah aku mulai memberanikan diri untuk mencoba, lalu mantap mengklik opsi check out.

Oke readers, setelah harap-harap cemas menanti selama tiga hari akhirnya Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini sampai juga wankawan~ 




Di atas adalah tampilan luar dari Hanasui Vitamin C + Collagen Serum yang aku beli. Maaf kalau terkesan ngasal foto, aku lupa foto untuk di sini jadi yang ada cuma foto bekas nebar racun di grup WhatsApp aja hahaha...

Berbeda dari packaging serum biasanya yang hanya menampilkan nama brand dan manfaat si produk, packaging Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini lebih terlihat seperti tampilan di baliho yang menunjukkan gambar produk dan brand di depannya. Unik dan memberi bayangan akan produk di dalamnya.

Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini mengklaim bisa membantu mencerahkan kulit wajah agar tidak kusam, meratakan warna kulit sekaligus membantu mengurangi tanda-tanda penuaan yang nampak. Menjadikan kulit sekaligus membantu mengurangi tanda-tanda penuaan yang nampak. Menjadikan kulit lembut, kencang, kenyal dan tampak bercahaya.

Sedikit informasi : menurut sumber yang aku baca, seseorang dapat menggunakan produk kecantikan anti-aging setelah menginjak usia 20-an dan 30-an. Pasalnya, kulit mulai mengalami penuaan setelah memasuki usia 20-an, yaitu ketika kulit perlahan-lahan mulai kehilangan kolagen. Maka dari itu, harus dirawat sejak remaja. 


Dan ternyata isinya benar-benar mirip dengan tampilan di packaging-nya! Btw, itu sudah aku pakai dua hari ya serumnya... jadi isinya tidak penuh lagi. 

First impression aku saat melihat isinya langsung adalah elegan. Gimana enggak, botolnya terbuat dari kaca biru bening dan perpaduan warna font-nya jadi nilai tambah juga. Senada dan elegan! serius aku suka banget. Tapi meskipun begitu, karena terbuat dari kaca jadi kalian harus lebih berhati-hati dalam membawanya. Malah aku lebih menyarankan kalau kalian berniatan pergi-pergian membawa Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini, kalian wajib untuk memberi alas lagi atau kalau bisa simpan di dus nya aja.


Untuk mengambil serumnya, Hanasui menggunakan media pipet tetes yang bisa membuat kita lebih mudah mengatur sendiri banyak serum yang diambil. Dan untuk serumnya sendiri berbentuk liquid dengan warna sedikit bening loh, jadi dengan mengambil beberapa tetes saja sudah cukup untuk seluruh wajah. Hemat gitu...

Formulanya juga tidak terlalu berat menurutku jadi aman buat wajah yang mudah berkomedo seperti wajahku, juga tidak menimbulkan efek perih saat terkena jerawat. Dan setelah aku pakai beberapa jam, aku kira akan menimbulkan efek minyak yang biasanya aku rasakan saat pakai serum liquid, ternyata tidak. Justru yang aku rasakan hanya kulit yang lembab tanpa ada residu dari serumnya.

Jadi kalau kalian baru pertama kali ingin pakai serum, selain kenali jenis kulit kalian dulu, pilih yang formula dan aromanya ringan juga ya! 

Sebentar, aku ada rekaman saat aku melihat tekstur serumnya. 


Nah, kurang lebih seperti itu teksturnya. Aku gak ada masalah sih, karena sebenarnya juga aku lebih suka yang teksturnya liquid seperti ini. Lebih mudah diratakan di wajah dan tentunya lebih hemat. 

Dan sampailah kita dipembahasan terakhir, yaitu aroma. Untuk aroma Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini buat aku yang tidak terlalu suka parfume tidak terlalu menyengat, tidak tercium seperti obat juga dan aku bisa menggunakannya tanpa masalah. Tapi kembali lagi ke pendapat masing-masing ya. Oh iya, sebenernya aku tuh familiar banget sama wanginya tapi lupa itu wangi apa hahaha...

Kalian tahu gak sih itu wangi dari produk apa? karena aku sampai gemas sendiri pas mengingat-ingat wanginya.

Oke semuanya, itu dia first impression aku ke Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini. Ditunggu review lengkapnya ya! See u at the next post~ 



Continue reading Murah dan sudah tercatat di BPOM, Hanasui Vitamin C + Collagen Serum ini WAJIB kamu COBA!